webcoverenglish

Anda membutuhkan Pembicara atau Nara Sumber untuk seminar era digital bagi keluarga di Sekolah atau Komunitas Anda? atau sebagai orangtua, Anda ingin tahu bagaimana cara-cara mencegah dampak negatif Internet pada anak dan remaja?

Topik-topik seputar ‘Menyelamatkan Generasi Digital’, ‘Mencegah Dampak Negatif Internet’, ‘Bijak dalam Dunia Online’, ‘Internet Sehat’ dan ‘Digital Parenting’ adalah sangat relevan bagi setiap orang tua di jaman ini. Dengan belajar topik ini, orang tua tidak perlu lagi bingung dan khawatir tentang apa yang dilakukan anak dan remaja di dunia online-nya, bahkan sebaliknya orangtua dapat mempengaruhi dunia online mereka.

Program kelas dunia ini diadopsi dari program cyber safety yang telah berjalan sukses di Australia. Program ini menyediakan suatu solusi dalam bentuk kerangka tindakan-tindakan utama, yang dapat diterapkan orang tua dan guru untuk mencegah bahaya-bahaya dari dunia online pada anak dan remaja.

Apa isi Seminar&Workshop Rumah Bijak Online?

lecture-385357_640

(Thema: Menyelamatkan Generasi Digital)

Orangtua akan mempelajari :

Strategi yang praktis untuk melakukan good digital parenting. Bagaimana memulai perjalanan digital parenting. Bagaimana memulai percakapan CyberSafety dengan anak-anak? Bagaimana parents dapat meningkatkan percaya diri mengelola dunia online keluarga?

Bagaimana membangun zona aman online di rumah? Apa yang orangtua harus ketahui tentang Keamanan online? Apa gunanya aplikasi parental kontrol, privaci dan keamanan internet pada komputer dan gadget keluarga. Apa itu setelan privasi pada Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube. Bagaimana mengaktifkan telusur aman?

Apa saja dampak negatif Internet pada keluarga terutama anak dan remaja? Bagaimana menilai tingkat resikonya,  lalu bagaimana melakukan pencegahan dan apa prioritasnya?

Bagaimana mengetahui adanya masalah online dan cara mengatasinya? Bagaimana penanganan yang baik untuk mengatasi serta mengurangi impaknya pada keluarga.

Bagaimana agar orangtua dapat ‘stay up-to-date’ dengan perubahan teknologi  dan memahami impaknya pada anak-anak.

Bagaimana melakukan Home Audit untuk menilai perangkat online keluarga?

Struktur Seminar & Workshop:

Parents akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang CyberSafety keluarga, agar membangun percaya diri dan skills mengasuh anak-anak menjadi warga dunia online yang sehat, aman dan bertanggung jawab.

Seminar dapat berlangsung mulai dari 2 jam untuk pendahuluan sampai 7 jam, untuk bahan yang mendalam termasuk hands on.

Tempat terbatas untuk seminar dan hands on (maksimum 25 orang untuk program lengkap atau other arrangements). Hal ini agar cukup waktu untuk mengajukan pertanyaan dan dukungan bagi  masalah individu keluarga.

Kami menyadari bahwa seminar dan workshop seperti ini hanya efektif bila sesuai dengan kebutuhan unik dari komunitas orangtua di tempat Anda. Sebagai contoh, persoalan yang dihadapi anak SD dan anak SMP di dunia online bisa sangat berbeda sehingga bahan dan penyampaian seminar tentu memerlukan adaptasi di sana sini.

Bila Anda berpengalaman di bidang Event Organiser bagi komunitas, kami tentunya perlu berbicara dengan Anda lebih dulu supaya kita dapat mempersiapkan acara ini bersama-sama dengan sukses.

Anda mau booking atau memiliki pertanyaan lebih lanjut?

Jangan segan untuk menghubungi kami lewat halaman kontak dan mari bergabung dengan halaman Rumah Bijak Online:

Hasil menggembirakan dari bertahun-tahun kampanye cyber safety di Australia oleh semua pihak:

"96 % Orangtua mengambil tindakan untuk mengamankan anak dan remaja online."
... See MoreSee Less

View on Facebook

AYAH MENEMUKAN PEDOFIL LEWAT GAME ONLINE ANAK 8 TAHUN

Ayah ini menyatakan keprihatinannya akan suatu game online yang ditujukan untuk anak-anak tetapi juga memungkinkan orang asing untuk menghubungi dan berkomunikasi dengan mereka.

Roblox, dikenal sebagai situs game online untuk anak-anak dan remaja, dimana mereka dapat menciptakan petualangan, bermain game, main sandiwara dan belajar dengan teman-teman.
Situs ini telah memiliki lebih dari 30 juta pengguna bulanan - terutama anak-anak.

Ayah yang bernama ‘Iain Morrison’ ini menginginkan fasilitas chat di situs ini dihapus karena memungkinkan orang asing untuk mengirim pesan langsung pada anak-anak. Mantan pemain liga rugby di Inggris ini berkata, game ini sebenarnya ditujukan untuk anak usia 8 sampai 12 – namun kenyataannya, ada orang dewasa yang telah meninggalkan pesan-pesan seksual di game iPad yang digunakan oleh anak 8 tahun-nya.

"Saya diminta untuk berbaring di atas mereka dan mereka mulai dengan gerakan seksual"

Bapak Morrison ini memutuskan untuk menggunakan permainan baru Roblox ini setelah membaca sebuah artikel mengkhawatirkan tentang ini di dunia online, seperti yang dilaporkan oleh koran ‘The Sun’.
Ia lalu bertanya kepada dua anak laki-laki nya yang berusia 8 dan 11, apakah mereka menggunakan permainan ini, dan jawab mereka betul, lalu Iain memutuskan untuk mencobanya.

Betapa sangat mengejutkan karena hanya dalam waktu 15 menit bermain, ayah berusia 33 tahun ini ditunjukkan suatu posisi seksual, dan menerima sebutan "seksi" dan "lucu".
Morrison mengatakan bahwa dari luar permainan ini tampak baik-baik saja, tetapi ketika ia pergi masuk ke sebuah ruangan dengan kolam renang ia langsung di “sapa”.
"Mereka mengatakan 'hi' jadi saya jawab 'hi' dan mereka bertanya apakah saya adalah seorang laki-laki atau perempuan dan usia saya, jadi saya jawab saya adalah seorang anak laki-laki delapan tahun," kata Morrison.

"Mereka meminta saya untuk mengikuti mereka ke rumah mereka, kemudian ke kamar tidur dan meminta saya untuk berbaring di atas mereka dan kemudian mereka mulai dengan gerakan seksual”

“Mereka mengatakan 'Kamu sangat cakep' dan 'Kamu terlihat seksi'”

"Sangat memuakkan membaca semua komentar yang muncul. Anak-anak saya benar-benar tak menyadari makna hal-hal semacam itu. "

"Dia pikir dia sedang berbicara dengan teman-teman dari sekolah"

Ayah dua anak yang sedang kecewa ini langsung menghapus aplikasi ini dari iPad anaknya dan meminta orang lain untuk melakukan hal yang sama lewat suatu postingan di Facebook.
"Game online ini penuh dengan Pedofil jika Anda bertanya kepada saya...itu harus dihapus dari komputer anak selamanya, dan saya sangat menyarankan Anda memeriksa anak-anak Anda untuk melihat apakah mereka memilikinya dan hapus segera , "
Beliau memperingatkan orangtua lain. Postingan ini telah dibagikan lebih dari 800 kali, dan banyak orangtua lain berbagi cerita yang sama.

Salah seorang ibu menyingkirkan aplikasi ini karena situasi yang sama: "Saya memiliki pengalaman yang sama, anak tiri saya yang baru berusia tujuh tahun memiliki permainan ini dan ia telah menemukan banyak orang bertanya kepadanya tentang hal-hal dewasa. Game ini langsung dilarang, padahal dia pikir dia sedang berbicara dengan teman-teman dari sekolah. "

Ada juga ibu lain yang mengatakan dia menghapus ini dari iPad putrinya, setelah ikut kursus keamanan dan bijak online di sekolah yang memberitahu kami tentang hal itu.

"Ini adalah sesuatu yang saya telah lihat dengan mata kepala saya sendiri dan ini benar-benar mengkhawatirkan”

Walaupun demikian ada juga orang lain yang tidak setuju dengan postingan Morrison untuk menghapus aplikasi ini.

Komentarnya: "Orangtua harus menerapkan moderasi dalam permainan ini untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi. Anda hanya perlu mengawasi anak-anak Anda lebih baik lagi. "

Namun Bapak Morrison ini yakin, katanya “Saya yakin 110 persen, adalah sangat mudah bagi Pedofil menggunakan permainan ini untuk memangsa anak laki-laki".

"Ini adalah sesuatu yang saya telah lihat dengan mata kepala saya sendiri dan ini benar-benar mengkhawatirkan, "katanya.

"Saya telah berbicara kepada lebih dari satu orang aneh hanya dalam waktu 15 menit, jika hanya ada satu Pedofil atau lima puluh di sana, itu sama saja bagiku."

(Sumber: www dot kidspot dot com dot au )

Bapak Ibu, mungkin kita ingin anak-anak kita cepat dan dapat praktek berbahasa Inggris lewat game online seperti ini, berhati-hatilah.
Dalam rangka melengkapi orangtua dalam era digital ini, silahkan segera daftar FREE Online Course : “Menyelamatkan Generasi Digital” pada link berikut: bijakonline.teachable.com
... See MoreSee Less

View on Facebook

ADA 10 HAL YANG DIHINDARI BERBAGI DI MEDIA SOSIAL

Satu diantaranya, KELUHAN (Curhat)

Berbicara tentang masalah di tempat kerja, baik itu 'office politic' atau karir, atau bahkan tentang masalah keluarga, janganlah menyampaikan keluhan itu di media sosial. Walau Anda mungkin punya kepentingan dengan mengeluh tentang atasan atau rekan kerja anda di media sosial, tapi besar kemungkinan bahwa orang lain akan melihatnya dan dapat membuat reputasi Anda terganggu.

Tak dapat dipungkiri banyak orang punya masalah dengan yang satu ini. Mungkin karena kita hidup dalam zaman yang suka mengompori lalu mengeluh tentang segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa media sosial sudah menjadi tempat pelampiasan frustrasi bagi banyak orang.

Hanya ingat bahwa jika Anda tidak hati-hati, keluhan Anda bisa menyerang balik yang membuat Anda dipecat, dibully dan bahkan ditertawakan. Think before posting.
... See MoreSee Less

View on Facebook

Bapak Ibu, bila Anda memiliki satu nasehat tentang Internet bagi Anak dan Remaja, apa kira-kira nasehat itu?

Cek video berikut!
... See MoreSee Less

View on Facebook

MENYELAMATKAN GENERASI DIGITAL

Apa yang dikhawatirkan orangtua?
Dengan ramainya hoax di medsos, sexting, apalagi serbuan pornografi, games online, apakah generasi digital native ini dapat bertahan memegang nilai-nilai keluarga, tata krama, dan cobaan lain dari dunia online?

Sementara banyak orang dewasa yang mencoba keberuntungan dari Internet, banyak pula anak dan remaja yang terus mencari sensasi darinya.

Para ahli menyarankan pendekatan orangtua haruslah BALANCE, pasang BOUNDARY, dan aktifkan COMMUNICATION di keluarga.

Salah satu contoh BALANCE adalah menjaga keseimbangan jumlah waktu bermain anak secara OFFLINE dan ONLINE. Sedang BOUNDARY adalah memberi batasan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. COMMUNICATION yang aktif dapat menjadikan Internet sebagai topik pembicaraan dalam keluarga.
... See MoreSee Less

View on Facebook